Prikkitioe's Blog











{Oktober 31, 2009}   P@n(45!L@ 1

PANCASILA, DEMOKRASI, SISTEM PEMERINTAHAN NEGARA
Posted October 7th, 2009 by Sugiarto2

PANCASILA, DEMOKRASI, SISTEM PEMERINTAHAN NEGARA
I. Pancasila
Pancasila adalah Dasar Falsafah Negara Indonesia sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD ’45. Pancasila telah digunakan sebagai alat untuk memaksa rakyat setia kepada pemerintah yang berkuasa dengan menempatkan Pancasila sebagai satu-satunya azas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
1. Landasan-landasan Pendidikan Pancasila
a. Landasan Historis, yaitu landasan yang memberi keyakinan bangsa Indonesia terhadap kebenaran nilai-nilai pancasila dalam Sejarah Negara Indonesia.
b. Landasan Kultural, yaitu landasan yang berdasarkan kepada kepribadian dan jati diri bangsa.
c. Landasan Yuridis, yaitu landasan yang berdasarkan pada hukum yang berlaku di Negara Indonesia.
d. Landasan Filosofis, yaitu landasan yang secara filosofis dan obyektif. Nilai-nilai yang tertuang dalam sila-sila Pancasila merupakan Filosofi Bangsa Indonesia sebelum mendirikan Negara RI.
2. Pancasila Sebagai Filsafat
Kata dan Istilah Filsafat di dalam bahasa Arab adalah Falsafah. Secara etimologis kata falsafah berasal dari bahasa Yunani Philosophos.
Menurut Prof. H. Muhammad Yamin, S.H , bahwa perkataan Yunani Philosophos itu mula-mula dibentuk karena hendak menandingi kata Sophos yang berarti “Sitahu” atau “Sipandai” karena merasa telah memegang kebenaran dalam genggamannya. Sedangkan Philosphos masih bergerak di tengah jalan menuju kebenaran.
a. Definisi Filsafat
– Menurut Plato, ahli fisafat Yunani :
Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang berminat mencapai kebenaran asli.
– Menurut Aristoteles
Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran yang terkandung di dalanya ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi, politik dan estetika.
– Menurut Alfarabi, ahli Filsafat Islam
Filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang alam wujud bagaimana hakikat yang sebenarnya.
Dari beberapa definisi filsafat yang dikemukakan oleh para ahli, Drs. Hasbullah Bakri, seorang ahli filsafat Indonesia mengambil kesimpulan sebagai berikut : “Ilmu Filsafat ialah ilmu yang menyelidiki segala sesuatu dengan mendalam mengenai ketuhanan, alam semesta dan manusia sehingga dapat menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana sikap manusia itu seharusnya setelah mencapai pengetahuan itu”.
Prof. H. Muhammad Yamin, SH, berpendapat : “Filsafat ialah pemusatan pikiran, sehingga manusia menemui kepribadiannya seraya di dalam kepribadiannya itu di alaminya kesungguhan.
Pancasila sebagai filsafat adalah falsafah atau pandangan hidup yang berkembang dalam bersosiaol budaya di Indonesia. Dengan tujuan mendapatkan pokok-pokok pemikiran secara mendasar dan menyeluruh.
Pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Sokearno berpidato ”menurut anggapan saya yang diminta paduka tuan ketua yang mulia ialah , dalam bahasa belanda Philosofische groundlag dari pada Indonesia merdeka Philosfische Grondslag itulah Fondamen Filsafat.Pikiran yang sedalam-dalamnya, Jiwa, hasrat yang sedalam-dalamnya untuk didirikan di atasnya gedung Indonesia merdeka yang kekal dan abadi.
Pada tanggal 18 Agustus 1945 ditetapkan UUD 1945, sekaligus pembukaan UUD 1945, sila-sil pancasila di tetapkan. Dan bersamaan dengan itu Pancaisla sebagai filsafat bangsa Indonesia juga ditetapkan dan menjadi Ideologi bangsa Indonesia.
3. Pancasila sebagai Etika (Moral) Politik
Etika merupakan salah satu cabang dari ilmu filsafat yang dinamakan aksiologi. Aksiologi adalah ilmu yang membicarakan tingkah laku manusia yang dilakukan secara sadar.
Pancasila sebagai dasar Negara, merupakan kesatuan utuh dari nilai-nilai budi pekerti atau moral. Sehingga Pancasila dapat disebut sebagai moral atau etika bangsaIndonesia.
4. Pancasila sebagai Ideologi Nasional
a. Ideologi Negara
Ideologi berasal dari kata Ideo yang berarti cita-cita dan logy yang berarti pengetahuan, ilmu dan paham.
b. Definisi Ideologi
– Menurut W White
Ideologi adalah soal cita-cita politik atau doktrin atau ajaran suatu lapisan masyarakat atau sekelompok manusia yang dapat dibeda-bedakan.
– Menurut Harol H. Hitus
Ideologi adalah suatu istilah yang dipergunakan untuk sekelompok cita-cita mengenai berbagai macam masalah politik dan ekonomi filsafat sosial yang sering dilaksanakan bagi suatu rencana yang sistematis tentang cita-cita yang dijalankan oleh kelompok masyarakat.
c. Fungsi pancasila sebagai Ideologi Negara
Pancasila sebagai Ideologi Negara berfungsi untuk memberikan pedoman dan arah bagi perjuangan bangsa Indonesia dalam mengisi kemderkaan dengan melaksanakan pembangunan dan memberikan gambaran hidup yang ideal.
d. Ideologi Terbuka
Asal muasal istilah ideology terbuka dikemukana oleh presiden Soeharto:
– Pada tanggal 1 November 1986 dalam acara pembukaan
Penataran calon manggala BP-7 Pusat dan diulangi.
– Pada tanggal 16 Agustus 1989 dalam pidato kenegaraan 1989. sebagai berikut :
“Itulah sebabnya, beberapa tahun yang lalu saya kemukakan bahwa pancasila adalah Ideologi Terbuka. Maka kita dalam mengembangkan pemikiran baru yang tegas dan kreatif untuk mengamalkan pancasila dalam menjawab perubahan dan tantangan zaman yang terus bergerak dinamis, yakni :
• Nilai-nilai dasar pancasila tidak boleh berubah.
• Pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan nyata yang kita hadapi dalam tiap kurun waktu”.
Berdasarkan penjelasan umum UUD 1945, Ideologi terbuka adalah Ideologi yang dapat berintegrasi dengan perkembangan zaman dan adanya dinamikan secara internal. Unsur unsur Ideologi terbuka yaitu pandangan hidup bangsa yang mempunyai nilai dasar yang bersifat tetap ditambah nilai instrumental yang dinamis.
5. Pancasila dalam Konteks Sejarah Perjuangan bangsa Indonesia Indonesia-Indonesia pada zaman prasejarah. Zaman dipengaruhi oleh beberapa faktor, sebagai berikut :
– Nilai-nilai Hinduisme
– Nilai-nilai islamisme dan
– Nilai-nilai Kristen
Pancasila sebagai dasar falsafah Negara Indonesia tercantum dalam beberapa dokumen historis, sebagai berikut
1) Dalam Pidato 1 Juni 1945
2) Dalam alenia IV naskah politk yang bersejarah tanggal 22 Juni 1945 yang kemudian dijadikan naskah rancangan pembukaan UUD 1945 dikenal dengan Piagam Jakarta.
3) Dalam alenia IV pembukaan UUD proklamasi 1945.
4) Dalam alenia IV Mukadimah konstistusi republic Indonesia serikat (konstitusi RIS) tanggal 27 Desember 1949.
5) Dalam alenia Iv mukadimah UUD sementara RI (UUDS RI) tanggal 17 AGustus 1950.
6) Dalam pembukaan (Alenia IV) UUD 1945 sdetelah Dekrit presiden 5 Juli 1959.

II. Demokrasi
Demokrasi berasal dari bahasa Yunani, yatu demos yang berarti rakyat dan kratos yang berarti pemerintahan. Demokrasi adalah suatu pemerintahan = dimana rakyat memegang peranan penting yang menentukan kesejahteraan suatu Negara.
1. Paham Hans Kelsen tentang Demokrasi
Menurut Hans Kelsen, demokrasi adalah pemerintahan oleh rakyat dan untuk rakyat. Yang melaksanakan kekuasaan Negara ialah wakil-wakil rakyat yang terpilih. Dimana rakyat telah yakin, bahwa segala kehendak dan kepentingannya akan diperhatikan di dalam melaksanakan kekuasaan Negara.
2. Ciri Demokrasi
Pada waktu sekrang ini sebagai ciri demokrasi ialah bahwa tiap-tiap keputusannya selalu bersandarkan atas dasar kelebihan suara. Golongan besar memperoleh suara terbanyak, sedangkan golongan kecil menderita kekalahan.
3. Sifat-sifat Demokrasi
Terdapat lima sifat Demokrasi, yaitu dua sifat demokrasi hasil Revolusi Perancis 1789 ditambah dengan tiga sifat lagi menurut Piagam, sehingga menjadi sebagai berikut :
a. Demokrasi bersifat Politik
b. Demokrasi bersifat Yuridis
c. Demokrasi bersifat Ekonomis
d. Demokrasi bersifat Sosialis
e. Demokrasi bersifat Kultural
4. Macam-macam Demokrasi
a. Demokrasi sederhana, yaitu demokrasi yang terdapat dalam desa-desa berdasarkan gotong royong dan musyawarah.
b. Demokrasi barat atau demokrasi liberal oleh kaum komunis disebut demokrasi kapitalis. Demokrasi barat ialah demokrasi yang dianut oleh Negara-negara Eropa Barat dan Amerika. Tujuan dari demokrasi barat, yaitu agar manusia tidak diangap sebagai alat belaka, melainkan mansia dipandang sebagai makhluk hidupyang memiliki tujuan sendiri.
c. Demokrasi timur atau demokrasi rakyat adalah demokrasi yang dianut oleh negara-negara komunis, seperti Rusia RRC, dll. Tujuan demokrasi timur sama dengan tujuan demokrasi barat letak perbedaannya yaitu cara pelaksanaan dan cara pandangannya terhadap manusia.
d. Demokrasi Tengah
Yang dimaksud dengan demokrasi tengah ialah facisme dan nazisme di Italia dan Jerman pada masa pemerintahan Mussolini dan Hitler. Semboyan dictator Hitler ialah “Ein Fuhrer, ein Volk, ein Ja!” dengan semboyan ini dimaksudkan bahwa jika fuhrer telah mengatakan sesuatu hal, maka rakyat haruslah engatakan ya, yang berarti menyatakan setuju.
Demokrasi tengah bertujuan tidak dianggap penting orang perseorangan, yang dipentingkan ialah bangsa yaitu rakyat sebagai keseluruhan semboyan Hitler. “DU Bist Nichts, dein Volk ist alles”.
e. Demokrasi terpimpin atau demokrasi terdidik ialah demokrasi yang memisahkan pemimpin (kaum intelek) yang telah masuk untuk demokrasi dan rakyat Jelata sebagian besar masih buta huruf dan belum masuk untuk demokrasi, karena itu maka untuk melaksanakan demokrasi para pemimpin harus memimpin atau mendidik rakyat untuk demokrasi.
f. Demokrasi pancasila adalah suatu paham demokrasiyang dijiwai oleh sila-sila dalam pancasila. Prinsip demokrasi pancasila yaitu musyawarah untuk mufakat hakikat dari musywarah untuk mufakat dalam kemurniannya adalah suantara cara khas yang bersumber pada Sila ke-4 (kerakyatan yang dipimpin oleh nikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.

III. Sistem Pemerintahan Negara
Sistem pemerintahan Negara ayaitu eori “bentuk pemerintahan” berupa pembahasan struktur organisasi Negara dan cara-cara alat perlengkapan Negara saling berhubungan satu dengan yang lain.
Sistem pemerintahan Negara Republik Indonesia, sebagai berikut :
1. Indonesia ialah Negara berdasar atas hokum (rechsstaat) tidak berdasarkan atas kekuasaan belaka (Machtsstaat) maksud dari kalimat tersebut adalah bahwa Negara beserta alat perlengkapannya (lembaga lembaganya) tunduk pada hokum. Dan meskipun dalam tindakan alat perlengkapan Negara tersebut mempergunakan kekuasaan yang dibtasi oleh hukum.
2. Sistem Konstitusional
Pemerintahan berdasarkan atas system konstitusi (hokum dasar) tidak bersifat aobsolutisme (kekuasaan yang tidak terbatas). Sistem konstitusi ini lebih mempertegas tentang cara penyelenggaraan Negara hokum dengan diterapkannya UUD.
3. Kekuasaan Negara yang tertinggi di tangan MPR (die gesamte staatgewant lieght allein bei der majelis)
Kedaulatan rakyat dipegang oleh MPR. MPR bertugas dan berwenang :
– Menetapkan UUD
– Menetapkan GBHN
– Mengangkat presiden dan wakil presiden.
4. Presiden ialah penyelenggara pemerintahan Negara yang tertinggi di bawah majelis.
Dalam menjalankan pemerintahan Negara, kekuasaan dan tanggung jawab adalah di tangan Presiden (Concentration of power and responsibility Upon the president)
5. Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR
Presiden harus mendapat persetujuan dari DPR untuk membentuk undang-undang (Gesetzgebung) dan untuk menetapkan APBN (Staatsbe grooting). Tetapai presiden tidak betanggung jawab kepada DPR.
6. Menteri Negara ialah pembantu presiden, menteri Negara tidak bertanggugn jawab kepada DPR.
Presiden mengangkat dan memberhantikan menter-menteri Negara. Menteri-menteri itu tidak bertanggungjawab kepada DPR, karena kedudukannya tidak tergantung pada presiden. Dan presiden juga harus memperhatikan sungguh-sungguh suara DPR.

KESIMPULAN

Pancasila adalah Dasar Falsafah Negara Indonesia sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD ’45. Pancasila telah digunakan sebagai alat untuk memaksa rakyat setia kepada pemerintah yang berkuasa dengan menempatkan Pancasila sebagai satu-satunya azas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Demokrasi berasal dari bahasa Yunani, yatu demos yang berarti rakyat dan kratos yang berarti pemerintahan. Demokrasi adalah suatu pemerintahan dimana rakyat memegang peranan penting yang menentukan kesejahteraan suatu Negara.
Sistem pemerintahan Negara yaitu eori “bentuk pemerintahan” berupa pembahasan struktur organisasi Negara dan cara-cara alat perlengkapan Negara saling berhubungan satu dengan yang lain.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: